Langkat – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat dan PD Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat dan juga Lintas Agama antara lain dari Islam, Khatolik, Kristen, Budha, Hindu, Konghucu, menyampaikan beberapa pesan bagi Masyarakat Kabupaten Langkat pada pelaksanaan menyambut Natal dan Tahun Baru 2025, di sekretariat kantor PD MUI Kabupaten Langkat, 19/12/25. Himbauan disampaikan oleh tokoh agama agar pelaksanaan dan Seremoninya dilakukan dengan mengedepankan rasa empati dan sederhana, tidak membuat acara hiburan malam yang menimbulkan suara letusan kembang api, hiburan keyboard sampai larut malam, berkonvoi sepeda motor dan mobil yang kesemuanya itu bisa membuat masyarakat yang terdampak menjadi resah dan prihatin dengan musibah yang ada di tempat lokasi banjir.
“Sebagai warga masyarakat yang terdampak musibah banjir terutama didaerah Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara dan terkhusus pada daerah Kabupaten Langkat, kita menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada, mari kita sama-sama dengan berdonasi dan membantu atau jadi relawan agar masalah musibah banjir didaerah kita ini dapat kita ringankan penderitaan masyarakat dan tidak mengadakan acara hiburan yang berlebihan dengan bermacam-macam pertunjukan serta kembang api dan keyboard serta konvoi “sebut Ketua MUI yang juga diaminkan oleh Ketua FKUB Langkat.
H, Zulkipli Ahmad Dian, LC, dan Rajoki Manik, S,Pd, sembari menyampaikan pesan kebajikan dan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Langkat untuk dapat menyampaikan kepada warga yang ada di tiap-tiap Kecamatan agar selalu waspada dan berdoa antisipasi kejadian banjir ini dengan bersiaga dan siap tanggap darurat dari pemerintah daerah, jangan sampai terulang kembali bencana banjir ini, harapan kita bersama dengan doa lintas tokoh agama agar bencana alam ini cepat berakhir tanpa ada banyak korban, pesannya.
